Panduan Lengkap Perawatan Mesin All New Ertiga Hybrid dan Perkiraan Biaya Servis

Pentingnya Mengetahui 4 Hal Tentang Mesin All New Ertiga Hybrid

KOPICURUP.ID - All New Ertiga Hybrid menghadirkan efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi dibandingkan dengan mobil konvensional, namun bagaimana dengan biaya perawatannya?

Kendaraan hybrid telah menjadi pilihan yang populer di kalangan konsumen di Indonesia, salah satunya adalah Suzuki All New Ertiga Hybrid.

Artikel ini akan mengulas dengan rinci perkiraan biaya servis untuk mesin kendaraan  Suzuki All New Ertiga Hybrid dan memberikan beberapa panduan untuk menjaga kinerja mesin mobil Anda.

Baiklah, sebelum kita mengulas lebih jauh tentang Suzuki All New Ertiga Hybrid, ada baiknya kalau kita sembari menikmati kopi curup yang terkenal akan cita rasanya yang khas, nikmat dan mantap supaya tidak gagal paham.

Informasi Penting tentang Mesin All New Ertiga Hybrid


Pemilik All New Ertiga Hybrid harus memperhatikan 5 hal utama yang berkaitan dengan perawatan mesin untuk menjaga kinerja kendaraan dan menghindari masalah teknis.


1. Secara Berkala Memeriksa dan Mengganti Komponen Sistem Hibrida


Perawatan dan pemeriksaan mesin All New Ertiga Hybrid harus dilakukan dengan hati-hati karena sistem hibrida pada mesin hibrida lebih kompleks dibandingkan dengan mesin konvensional.

Selain merawat mesin dan transmisi, perlu juga memeriksa dan mengganti komponen sistem hibrida seperti baterai hibrida, inverter, dan komponen lainnya secara teratur agar memastikan kinerja kendaraan tetap optimal.

Baterai hibrida pada mobil juga memiliki masa pakai terbatas, oleh karena itu, perhatikan umur baterai agar dapat menggantinya pada waktunya sehingga kendaraan tetap berfungsi dengan baik.

2. Perbedaan Antara Mesin Konvensional dan Mesin Hibrida


Pemilik mobil hibrida harus memahami perbedaan antara mesin konvensional dan mesin hibrida agar dapat merawat mobil dengan benar.

Mesin hibrida memiliki teknologi yang berbeda dibandingkan dengan mesin konvensional sehingga sangat penting untuk menggunakan oli mesin yang sesuai dengan spesifikasinya.

Oli mesin berfungsi untuk melumasi dan mendinginkan komponen mesin, oleh karena itu, penting untuk menggantinya sesuai dengan interval yang direkomendasikan, yaitu setiap 10.000 km atau 6 bulan.

Pastikan untuk menggunakan oli mesin dengan spesifikasi yang sesuai dengan kendaraan Anda agar memastikan kinerja mesin hibrida tetap efisien.

Penggunaan oli mesin yang tepat akan membantu menjaga kinerja mesin, mengurangi gesekan antara komponen, dan memperpanjang umur mesin.

3. Perhatikan Penggantian Filter AC


Filter AC pada mobil hibrida perlu diganti lebih sering dibandingkan dengan mobil konvensional karena mesin hibrida sering menggunakan sistem listrik yang memerlukan pendinginan yang cukup.

Jika suhu mesin terlalu tinggi, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada komponen dan mengurangi efisiensi mesin.

Karena itu, Anda harus secara berkala memeriksa dan mengganti filter AC untuk memastikan bahwa AC bekerja dengan baik dan untuk menghindari masalah yang lebih besar.

Selain itu, periksa kondisi coolant, selang, dan komponen lainnya untuk memastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan.

Jangan lupa untuk mengganti coolant sesuai dengan interval yang direkomendasikan oleh pabrikan, biasanya setiap 40.000 km atau 2 tahun. Selain itu, lakukan flushing sistem pendingin secara berkala.

4. Pengisian Bahan Bakar dan Umur Baterai pada Mobil Hibrida


Anda juga perlu memahami cara pengisian bahan bakar pada mobil hibrida dan memperhatikan umur baterai untuk menghindari kecelakaan dan masalah teknis.

Kendaraan hibrida harus diisi dengan bahan bakar yang sesuai dan baterai harus selalu terisi penuh agar kendaraan berfungsi dengan baik. Baterai ini memiliki peran penting dalam menyediakan energi listrik yang dibutuhkan oleh sistem hibrida.

Umur baterai juga perlu diperhatikan agar Anda dapat menggantinya pada waktunya sehingga kinerja kendaraan selalu optimal. Periksa kondisi baterai secara berkala, termasuk pemeriksaan terminal dan kabel untuk memastikan tidak ada kerusakan.

Jangan lupa untuk memperhatikan jangka waktu servis mesin All New Ertiga Hybrid agar kendaraan dan baterai mobil Anda tetap dalam kondisi prima dan aman untuk digunakan.


Perkiraan Biaya Perawatan Mesin All New Ertiga Hybrid


Sebelum melakukan servis pada All New Ertiga Hybrid, penting untuk mengetahui perkiraan biaya perawatan yang dibutuhkan agar Anda dapat merencanakan anggaran dengan tepat.


1. Biaya Perawatan Rutin


Perkiraan biaya perawatan rutin untuk All New Ertiga Hybrid berkisar antara Rp 5 juta hingga 100.000 km. Biaya ini mencakup penggantian oli mesin, filter oli, filter udara, dan pemeriksaan sistem hibrida.

Namun, perlu diingat bahwa biaya perawatan ini dapat bervariasi tergantung pada kondisi kendaraan, harga suku cadang, dan tarif jasa bengkel yang Anda pilih.

2. Biaya Perawatan Baterai


Baterai All New Ertiga Hybrid memiliki umur pakai yang cukup panjang, namun tetap perlu diganti jika sudah mencapai batas usianya. Biaya penggantian baterai diperkirakan sekitar Rp 10 jutaan.

Namun, beberapa faktor seperti merek baterai, kapasitas, dan teknologi yang digunakan bisa mempengaruhi harga baterai. Selain itu, biaya instalasi dan jasa bengkel juga perlu diperhitungkan dalam biaya penggantian baterai.

3. Biaya Perawatan Sistem Pendingin


Perawatan sistem pendingin meliputi penggantian coolant, pemeriksaan selang, dan komponen lainnya. Biaya perawatan sistem pendingin diperkirakan sekitar Rp 500.000 hingga Rp 1 juta per tindakan.

Biaya ini juga bisa bervariasi tergantung pada jenis coolant yang digunakan dan tarif jasa bengkel. Pastikan untuk mengalokasikan anggaran untuk perawatan sistem pendingin ini agar mesin tetap berfungsi dengan baik dan aman.

4. Biaya Perawatan Sistem Rem


Sistem rem pada kendaraan hibrida memiliki beberapa perbedaan dibandingkan dengan sistem rem pada mobil konvensional, seperti pengereman regeneratif yang membantu mengisi ulang baterai.

Oleh karena itu, perawatan sistem rem dan mesin All New Ertiga Hybrid harus dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman dalam menangani kendaraan hibrida.

Biaya perawatan sistem rem diperkirakan sekitar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per tindakan, termasuk penggantian kampas rem, pembersihan komponen, dan pengecekan sistem pengereman regeneratif.

5. Biaya Perawatan Komponen Elektronik


Perawatan komponen elektronik pada kendaraan hibrida melibatkan pemeriksaan dan perbaikan sistem kontrol, sensor, dan kabel. Biaya perawatan komponen elektronik bervariasi tergantung pada jenis dan tingkat kerusakan yang dialami.

Sebagai contoh, biaya penggantian sensor dapat berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 2 juta, tergantung pada jenis sensor dan tarif jasa bengkel.

6. Biaya Perawatan Sistem Transmisi


Perawatan sistem transmisi meliputi penggantian oli transmisi dan pemeriksaan komponen transmisi.

Biaya perawatan sistem transmisi diperkirakan sekitar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per tindakan, tergantung pada jenis oli transmisi yang digunakan dan tarif jasa bengkel.

Memahami biaya perawatan komponen All New Ertiga Hybrid sangat penting bagi setiap pemilik kendaraan ini untuk menjaga kinerja dan umur panjang kendaraan.

Dengan mengikuti panduan perawatan yang telah disebutkan dan memperhatikan perkiraan biaya perawatan, Anda dapat menyiapkan anggaran yang diperlukan dan menjaga kendaraan Anda tetap dalam kondisi terbaik. 

Ingatlah untuk melakukan servis mesin All New Ertiga Hybrid secara berkala di bengkel resmi Suzuki terdekat. Anda juga dapat memesan servis mesin Anda melalui website resmi Suzuki.***

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close