Andriadi Achmad, Pengamat Politik Nasional dari Tanah Rejang

Andriadi Achmad
BENGKULU patut berbangga, pasalnya daerah ini ternyata memiliki seorang tokoh politik, konsultan dan juga pengamat politik nasional. Wajahnya sering kita lihat di layar kaca televisi nasional dan lokal, serta tulisan-tulisannya yang tajam sudah ratusan kali diterbitkan di banyak media nasional maupun lokal. Dia juga sering diwawancarai media nasional, maupun lokal untuk dimintai tanggapannya tentang peristiwa politik, baik daerah maupun nasional.

Siapa kira, Direktur Eksekutif Nusantara Institute PolCom SRC (Political Communication Studies and Research Center) Andriadi Achmad ternyata putra asli Rejang. Dosen FISIP UPN Veteran Jakarta ini lahir di Kota Baru, Kabupaten Lebong, 19 September 1982. 

Masa kecil Andriadi Achmad hingga jenjang pendidikan tingkat menengah atas ditempuh di kampung halaman tercinta Provinsi Bengkulu. Di antaranya; SDN 12 Kota Baru (1988-1994); Kemudian melanjutkan pendidikan di MTs/ Pondok Pesantren Ar-Rahmah Air Meles Atas Rejang Lebong, (1994-1997) dan menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMUN 2 Curup (1997-2000).


Tamat dari SMUN 2 Curup, dia mulai merantau untuk melanjutkan studi ke jenjang Pendidikan Tinggi di perantauan, mengambil Konsentrasi Kajian Wilayah (Area Studies for Political, Humanities, and Cultural The Anglo Saxon: England, USA and Australian) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas-Padang (2002-2008). Tidak lama kemudian, dia kembali melanjutkan pendidikan Program Pascasarjana Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia (2009-2012). Dia juga dikenal sebagai sosok yang haus akan ilmu, maka dia kembali melanjutkan pendidikan pada Program Doktoral Program Doktoral Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia (2019/2020).

Andriadi foto bersama Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno
Kecerdasannya di bidang politik sudah mulai tampak sejak jadi mahasiswa S-1. Terbukti, setelah tamat langsung bertugas sebagai Staf Ahli Anggota Komisi II (Bidang Politik dalam negeri dan Pemerintahan Daerah) DPR RI 2008-2009; Staf Ahli Anggota Komisi I (Bidang Politik Internasional, Luar Negeri, Pertahanan dan Keamanan, Informasi dan Komunikasi) DPR RI Periode 2009-2014; dan Staf Ahli Anggota Komite I (Bidang PolHukam, Otonomi Daerah dan Pemda) DPD RI Periode 2014-2019. Selain itu, dia sekarang aktif sebagai Direktur Eksekutif Nusantara Institute PolCom SRC (Political Communication Studies and Research) dan sebagai Dosen FISIP UPN Veteran Jakarta, Dosen FISIP Universitas Satyagama (USG) Jakarta, serta Dosen Tamu di beberapa kampus lainnya. Seperti pengajar MKDU Pancasila dan MKDU Kewarganegaraan Poltekkes Negeri Bogor dan Universitas Al-Azhar Indonesia, dosen FHISIP serta Magister Administrasi Publik (MAP) Universitas Terbuka
(UT) Jakarta.


Dia memang dikenal aktif dipelbagai aktivitas kemahasiswaan sejak duduk dibangku kuliah. Di antaranya, pernah menjadi Ketua Umum Unit Kegiatan Jurnalistik (UKJ) Yasmin Akbar FIB Unand 2003-2005; Koordinator Kelompok Studi Pemikiran (KSP) Universitas Andalas 2003-2008; Ketua BEM FIB Universitas Andalas (2005-2006); Ketua BEM KM Universitas Andalas 2006-2007; Ketua Umum HIMPERAB (Himpunan Mahasiswa Pemuda Rafflesia Bengkulu) Se-Sumatera Barat (2005-2007); Presidium Pusat dan Koordinator Wilayah Sumatera ILMIBSI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra SeIndonesia) 2006-2007; Presidium Pusat dan Koordinator Wilayah Sumatera MAHAGANA (Mahasiswa Siaga Bencana) se-Indonesia (2007-2008}; dan Direktur Eksekutif PDIYoG (Political Development of Indonesian’s the Young Generation) hingga saat ini. 

Tidak hanya itu, Andriadi juga aktif sebagai pembicara dalam berbagai seminar dan Forum Diskusi Nasional serta menjadi narasumber dialog dan talkshow televisi lokal dan nasional, pernah menjadi Wartawan Harian Media Indonesia Biro Padang (Januari - April 2005) dan telah menulis ratusan gagasan dalam bentuk Opini yang dimuat diberbagai media massa baik lokal (Harian Mimbar Minang, Koran Harian Singgalang, Koran Harian Padang Ekspres, Koran Harian Rakyat Bengkulu, Bengkulu Ekspres, Koran Haluan, Koran Kampus Genta Andalas, Serambi Post, Majalah Tasbih, portal www.bengkuluinteraktif.com; www.pedomanbengkulu.com; dan lainnya). Kemudian media Nasional (Majalah SABILI, Majalah SAKSI, situs www.penulislepas.com, www.jawapos.com; Koran Media Indonesia, www.destinasinews.com, Koran Jakarta, www.pdiyog.blogspot.com, Koran Harian Lampung Post, Koran Seputar Indonesia, Koran Harian Republika, Koran Suara Karya, Koran Harian Sinar Harapan, Majalah Sindo Weekly; www.garudadaily.com; www.menara62.com; www.rmol.com, penulis kolom di portal www.kopicurup.id, serta lainnya).

Andriadi Achmad menyerahkan buku tulisannya ke Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.
Adapun prestasi yang pernah diraih yakni: Group dan Peserta Terbaik Lomba Debat Mahasiswa (BEM FIB Universitas Andalas, tahun 2004); Finalis Lomba Menulis Mahasiswa Wilayah Sumatera Barat (Media Indonesia Biro Padang, 2004). Di tahun 2014, pengalaman pertama berlaga di politik praktis nasional pada ajang Pesta Demokrasi Pemilu Legislatif sebagai Caleg DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu Periode 2014-2019 Nomor Urut 2 mewakili Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Menunjukkan komitmen seorang aktivis sekaligus seorang penulis yaitu sebagai Intelektual Profertik, pada Agustus 2007 ketika masih berstatus mahasiswa semester akhir menerbitkan buku pertama berjudul Mahasiswa Hanya Bisa Demo! (Potret Gerakan Mahasiswa Pasca Reformasi) dan 2012 menerbitkan buku Gerakan Intelektual Mahasiswa; serta buku Perjalanan Politik Indonesia Pasca Reformasi (2019); buku Politik Kesukuan Dalam Pilkada (Tesis Pascasarjana Ilmu Politik UI 2019); saat ini sedang menyelesaikan naskah buku panduan Mata Kuliah Dasar Umum Pancasila (Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa); buku panduan Mata Kuliah Dasar Umum Kewarganegaraan (Kewarganegaraan, Nasionalisme dan Bela Negara); Buku Panduan Jurnalistik Resensi-Resensi Buku; serta buku ISLAM DI AMERIKA SERIKAT PASCA TRAGEDI WTC; dan Buku Panduan Mata Kuliah Ilmu Politik (Dasar-Dasar Pemikiran Ilmu Politik Klasik dan Modern); serta Buku Panduan Mata Kuliah Komunikasi Politik (Pengantar Komunikasi Politik).

Menurutnya, keberhasilan saat ini berkat dukungan keluarga besar yang senantiasa memberi support dan mendorong menuju gerbang kesuksesan. Merka adalah, ayahanda Achmad Tarmedi, S.Pd (Pensiunan guru) dan Ibunda Rahima, serta adinda Nining Krisdiyanti Achmad, S.Pd.I, Riza Susanti Achmad, S.Sos; Ridho Nurharis Achmad. 

Saat ini, Andriadi Achmad menetap di Kota Bogor bersama Istri tercinta Hilma Silviani Andriadi beserta buah hati kesayangannya, M. Al Biruni Grote Andriadi dan Asiyah Kholida Jannah Andriadi, serta anak ketiganya seorang putri lahir pada 13 Agustus 2019, Afifah Zahratul Jannah Andriadi). 

Ingin mengenal Andriadi Achmad lebih lanjut, dia bisa disapa dan dihubungi melalui Media Sosial: Facebook dan Instagram 'Andriadi Achmad', email andriadi_achmad@yahoo.com atau bisa menghubunginya pada kontak person Handphone/Whatsapp 081374276277.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Andriadi Achmad, Pengamat Politik Nasional dari Tanah Rejang"

Posting Komentar