Curah Hujan Tinggi, Jembatan Duku Ulu Rejang Lebong Putus

Curah Hujan Tinggi, Jembatan Duku Ulu Rejang Lebong Putus
Akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak Kamis 30 Juni 2022, jembatan Desa Duku lu Rejang Lebong menjadi putus.

KOPICURUP.ID
- Jembatan di Desa Duku Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu putus, akibat bencana susulan, pada Jumat, 1 Juli 2022.

Jembatan di Desa Duku Ulu, Kabupaten Rejang Lebong itu sebelumnya sudah rusak, akibat diterjang banjir di awal tahun 2020. Namun, jembatan tersebut mengalami perbaikian.

Namun kemarin Jumat, 1 Juli 2022, karena curah hujan yang mengguyur Kabupaten Rejang Lebong cukup tinggi, menyebab arus sungai meluap dan deras, sehingga kondisi jembatan yang sejak awal sudah rusak itu kondisinya semakin parah, sampai terputus.

Sehingga, jembatan di Desa Duku Ulu Kabupaten Rejang Lebong sekarang sudah tak bisa lagi dilalui oleh kendaraan roda dua.

Salah seorang petani, Efendi (45) yang sehari-harinya menggunakan jembatan tersebut untuk mengangkut hasil perkebunannya berharap agar pemerintah daerah atau pun pusat segera memperbaiki jembatan tersebut.

"Kami mengangkut hasil perkebunan lewat jembatan inilah, pakai mobil sewaan. Kalau pakai mobil bisa angkut sekali banyak. Bukan cuman aku yang pakai mobil itu, petani lain jugo. Kalau kini idak bisa lagi pakai mobil," ujar Efendi.

Dia menyampaikan, sebelum terjadi bencana, dia bias mengangkut hasil bumi menggunakan kendaraan roda empat dengan ongkos rata-rata Rp300 per Kilogram.

Namun, karena tak bisa dilewati kendaraan roda empat, kedepan petani terpaksa menggunakan jasa ojek motor, dengan ongokos Rp600 per Kilogram. 

Dia memperkirakan ada sekitar 45 KK yang nantinya harus membayar ongkos angkut tambahan menjadi Rp600 per Kilogram menggunakan ojek motor.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Shalahuddin membenarkan telah terjadi bencana susulan yang mengakibatkan jembatan Desa Duku Ulu rusak berat.

Shalahuddin mengatakan, saat ini pihak BPBD Rejang Lebong sedang turun melakukan survey ke lokasi bencana.

"Kita belum tahu berapa kerugiannya, tim kami (BPBD) masih melakukan survey ke lokasi bencana," pungkas Shalahuddin.(*)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close