Kesiapan Curup Sebagai Kotamadya


Menggagas Kotamadya Curup (Bagian 2)

oleh: Andriadi Achmad

KOPICURUP, ID - Provinsi Bengkulu hanya memiliki 1 (satu) kotamadya yaitu kota Bengkulu. Oleh karena itu, dalam rangka mempercepat pembangun dan kemajuan perlu dilakukan pengembangan dan menciptakan kotamadya baru. Salah satu daerah yang sudah layak menjadi kotamadya adalah kota Curup. Mengingat kota Curup - Rejang Lebong telah memiliki kualifikasi dan sangat menunjang sebagai sebuah kotamadya. Oleh karena itu, perlu mempersiapkan Curup bertransformasi sebagai salah satu kotamadya di provinsi Bengkulu. 

Ada beberapa karakteristik suatu daerah bisa menjadi sebuah kotamadya, salah satunya adalah mengembangkan sektor pendidikan. Kota Curup merupakan ibukota kabupaten Rejang Lebong. Sejak lama, kota curup dikenal sebagai kota pelajar. Para pelajar dan mahasiswa berdatangan dari berbagai wilayah baik dari internal Bengkulu maupun dari wilayah lain seperti dari Jambi, Sumsel, Sumbar, Lampung dan lainnya.

BACA SEBELUMNYA: Menggagas Wacana Kotamadya Curup (Bagian I)

Beberapa kampus dimiliki kota Curup yaitu IAIN Curup, Universitas Pat Petulai (UPP), Poltekkes Negeri Curup, Politeknik Rafflesia Curup, dan kampus lainnya. Begitu juga sekolah tingkat menengah atas favorit seperti SMUN 1, SMUN 2, SMUN 4, STMN 1, SMEAN 1, SMA Xaverius dan lainnya. Secara umum lulusan dari beberapa sekolah menengah atas tersebut banyak yang diterima di perguruan tinggi favorit di Indonesia seperti Unib, Unsri, Unand, UI, ITB, IPB, Unpad, UGM, ITS, Unair, Unibraw, dan kampus lainnya.

Selain itu, sebagai salah satu kotamadya nantinya Kota Curup sangat berpeluang mempersiapkan IAIN Curup bertransformasi menjadi UIN Curup, sehingga daya jangkaun penerimaan mahasiswa bisa diakses dari seluruh Indonesia. Nantinya kota Curup menjadi alternatif kedua sebagai pusat pendidikan tinggi di provinsi Bengkulu seperti kota Bogor Jawa Barat (ibukota Bandung), kota Malang Jawa Timur (ibukota Surabaya), Kota Solo Jawa Tengah (ibukota Semarang).

Secara geografis alam, kota Curup memiliki kemiripan dengan kota Bogor dan kota Malang berada pada ketinggian dan pegunungan, sehingga memiliki udara dingin dan sejuk. Sampai saat ini Kota Bogor menjadi salah satu kota pelajar di Jawa Barat dan Kota Malang sebagai kota Pelajar di Jawa Timur.

Dengan kemajuan bidang pendidikan dan berkualitasnya sekolah dan kampus di Kota Curup. Tentu akan membawa efek semakin banyak pelajar dan khususnya mahasiswa dari berbagai pelosok Indonesia (Catatan: IAIN berubah menjadi UIN Curup) berdatangan. Melihat peluang dan perkembangan kuantitas mahasiswa ke kota Curup, tak menutup kemungkinan nanti akan berdiri kampus-kampus lain seperti Universitas Muhammadiyah Curup (UMC), Institut Teknologi Curup (ITC), Sekolah Tinggi Ekonomi (STIE), Sekolah Tinggi Sospol (STISIPOL), dan lainnya.

Menjangkau akses pendidikan akan sangat mudah ke kota Curup, karena berada dilintasan. Apalagi nanti sudah tersambungnya jalur tol Trans Sumatera dan sambungan Tol Kota Bengkulu-kota Curup-kota Lubuk Linggau. Mengingat kota Curup adalah lintasan dari wilayah lain di provinsi Bengkulu menuju trans tol wilayah Sumatera.

Berkembangnya sektor pendidikan di Kota Curup, tidak hanya membawa dampak  kemajuan di kota Curup semata, akan tetapi juga akan berdampak kemajuan bagi provinsi Bengkulu secara umum. Kemajuan sebuah daerah tak bisa terlepas dari kualitas pendidikan dan manusia berdomisili di dalamnya. Oleh karena itu, menjadi penting bagi provinsi Bengkulu untuk pengembangan kotamadya Curup. Dari sektor pendidikan saat ini dan masa mendatang sangat prospetik dan menjanjikan. Sehingga beban pembangunan dan memajukan provinsi Bengkulu, khususnya pembangunan SDM tidak hanya dibebankan ke kotamadya Bengkulu.

Sebagai salah satu alumni SMUN 2 Curup, saya merasakan bahwa para alumni SMU dari Curup bisa dan mampu bersaing secara nasional dengan pelajar-pelajar dari kota-kota besar seperti kota Palembang, kota Medan, kota Padang, kota Samarinda, kota Solo, kota Bandung, kota makassar, kota Surabaya dan kota lainnya di Indonesia.

Bersambung..

(Jakarta, 23/09/2019)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kesiapan Curup Sebagai Kotamadya"

Posting Komentar